Artikel ini berjudul 16 langkah
bagaimana anda sebaiknya dalam bekerja?. Judul ini penulis buat karena
kebiasaan banyak orang dalam melakukan sebuah pekerjaan terkadang tidak
mendapatkan hasil yang maksimal bahkan ada yang gagal. Alangkah sia-sianya
waktu yang sudah kita habiskan jika hal itu yang terjadi.
Beberapa pengalaman dari orang-orang
yang terkenal di muka bumi ini, seperti Albert Einsten, Graham bell, Bill
gates, . Sesuatu yang mereka hasilkan
tidaklah berjalan mulus. Tetapi mereka terus berusaha sehingga menemukan hasil
yang memuaskan. Bahkan hasil pekerjaan mereka dapat bermanfaat bagi orang
lain.
Dalam sebuah buku yang ditulis oleh
Nelson Anand (2009) yang berjudul Dare
to Dream, menceritakan 17 orang sukses. Mereka orang-orang biasa yang berani
bermimpi besar. Berani menciptakan keberanian sejati, dan terbukti mereka
berhasil.
Beberapa nama dalam buku tersebut
seperti Ajim Premij, Andrea Hirata, Andrie Wongso,Arnold Schwarzenegger, Barack
Obama, Bill Gates, Ciputra, Dahlan Iskan, Laksmi Mittal, Lee Myung-Bak, Li ka
Shing, Mark Zuckerberk, Michael Jordan, Nelson Tansu, Omprah Winfrey, Warren
Buffet, Zinedine Zidane. Mereka memperolehi kesuksesannya dengan pola kerja
yang konsisten, disiplin, percaya diri dan fokus. Tidak ada kata menyerah atau
putus ada.
Dalam bukunya tersebut Nelson
menyatakan bahwa orang sukses adalah orang super hebat, yang kadang bagi kita
orang biasa ini, adalah orang penuh misteri bahkan cenderung kita anggap
sebagai manusia luar biasa dan ajaib. Mungkin penilaian itu agak berlebihan.
Tapi itulah kenyataannya. Mereka adalah manusia-manusia yang memberikan
pencerahan bagi siapa saja yang mau meneladani semua proses yang membuat mereka
bisa menjadi sukses. Mereka adalah lentera bagi yang ingin sukses.
Yang pasti mereka awalnya adalah
orang-orang biasa saja yang kemudian berangkat meniti kesuksesannya dengan
tekad luar biasa. Kita pun harus seperti mereka kalau mau sukses. Sebab mereka
adalah contoh nyata, bukti secara kasat mata.
Banyak langkah-langkah mereka yang
bisa kita contoh dan lakukan, yang bisa mengantarkan kita untuk meraih sukses.
Sangat menarik, realistis sekaligus mengispirasi. Tak ada yang tidak masuk
akal. Apalagi yang namanya takhayul. Semuanya
nyata dan bisa dilakukan.
Dari beberapa pengalaman mereka , ada
beberapa hal yang mungkin dapat jadi petunjuk bagi kita bagaimana melakukan
sebuah pekerjaan. Berikut ini penulis mengungkapkan 16 langkah yang mungkin
jadi pertimbangan kita dalam bekerja.
1.
Ketahui dulu apa yang akan Anda
kerjakan, apa tujuan Anda, dan manfaat yang akan Anda peroleh.
Sebelum memulai sebuah pekerjaan, Anda harus mengetahui
terlebih dahulu apa yang akan Anda kerjakan. Sebagai contoh Anda disuruh
mendatangi suatu tempat oleh seseorang. Lalu dia pergi. Anda akan bingung,
kemana Anda akan pergi. Siapa yang akan Anda hubungi, mengapa Anda di sana, dan
beberapa hal yang membuat Anda bingung.
Untuk itu, mungkin sebelum memulai pekerjaan anda harus
mengetahui, apa, mengapa, siapa, kemana, kapan, bagaimana mengenai pekerjaan
tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini perlu anda susun sehingga pekerjaan Anda
terarah dan memiliki sasaran yang jelas.
Apa yang Anda kerjakan bermanfaat untuk diri sendiri atau
orang lain.
Sehingga ada kepuasaan sendiri yang kita miliki
2. Lakukan sesuatu pekerjaan karena Anda menyukainya, memerlukannya, bukan
karena terpaksa.
Selanjutnya anda harus terlebih dahulu menyukai perkerjaan
itu. Anggap Andalah yang membutuhkan pekerjaan itu bukan pekerjaan yang
membutuhkan Anda.
Pekerjaan itu harus kita senangi sehingga
3. Jangan menganggap segala sesuatunya mudah, tapi bukan berarti Anda tidak
mampu mengerjakannya.
Banyak contoh yang kita temui bahwa salah satu tidak
maksimalnya atau gagalnya sebuah pekerjaan dikarenakan menganggap segala
sesuatunya mudah. Sehingga tidak memiliki perhitungan tindakan yang tepat. Semuanya harus berproses. Saat semuanya
berproses kita bisa mengukur mudah atau sulitnya pekerjaan tersebut. Dan
sesulit-sulitnya pekerjaan anda harus punya keyakinan bahwa pekerjaan itu pasti
bisa dikerjakan
4. Fokus dan konsentrasi pada pekerjaan
Ketika melakukan sesuatu pekerjaan, anda perlu fokus dan
konsentrasi. Anda tidak bisa melakukan
dua tindakan berbeda sekaligus. Sebagai contoh, Anda sedang mengendarai sepeda
motor di jalan yang cukup ramai, kemudian ponsel anda berbunyi. Anda harus
fokus berkendara, atau anda hentikan dan jawab panggilan di ponsel tersebut.
Karena otak anda tidak bisa bekerja pada saat yang sama dengan dua perintah
yang berbeda. Kalau Anda menjawab ponsel pada saat berkenadaraan, bisa saja
terjadi kecelakaan pada diri Anda atau pada orang lain.
5. Pertimbangkan pendapat /saran orang lain tentang sesuatu yang anda
kerjakan mungkin baik untuk hasil pekerjaan Anda.
Ketika melakukan sebuah pekerjaan baik yang sudah biasa atau baru pertama
kali kita lakukan, tetap saja kita dalam proses belajar. Jika ada orang yang
memberikan pendapat, mungkin bisa dipertimbangkan selagi pendapatnya baik. Karena
ada beberapa hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh kita, tetapi orang lain
melihat hal itu sesuatu yang baik dan mempengaruhi hasil. Artinya kita bisa
terbuka terhadap pendapat orang lain.
6. Abaikan penilaian negatif dari orang lain seandainya menganggu
konsentrasi kerja Anda.
Kritikan dan saran dari orang lain memang perlu
dipertimbangkan, tetapi jika Anda menganggap dan merasa bahwa apa yang mereka
sampaikan menganggu konsentrasi kerja bisa Anda abaikan saja. Sebagai contoh Anda
sedang bekerja kemudian dia pesimis dengan hasil kerja Anda. Biarkan saja, Anda
lanjutkan terus pekerjaan tersebut. Atau ia mengatakan Anda tidak akan menang,
maka jangan pikirkan menang atau kalah tapi minimal Anda usahakan bisa
melakukannya.
7. Jika Anda melakukan suatu pekerjaan, usahakan pekerjaan Anda tuntas.
Salah satu yang sering dilakukan oleh orang dalam
pekerjaannya adalah tidak menuntaskan pekerjaannya. Terkendala oleh suatu
sebab, kemudian menghentikannya atau melanjutkan lagi di waktu yang lain.
Kalaupun akhirnya selesai, maka hasilnya tidak maksimal. Anda rugi secara waktu
dan tenaga, apalagi kalau memerlukan dana yang cukup besar untuk itu.
8. Susun Jadwal
Kerap orang-orang besar
memberi nasehat kepada kita, untuk fokus dengan target apa yang telah kita
tentukan. Jangan difus. Jangan multitasking. Sebab, tatkala Anda
mencoba untuk melakukan semuanya dalam satu waktu, akhirnya di malam harinya
nggak ada satu pun yang diselesaikan. Jika pekerjaan tsb akan memerlukan waktu yang lama, sebaiknya
di susun jadwal yang baik. Jangan memaksakan untuk selesai dalam satu hari.
9. Jika yang akan Anda kerjakan membutuhkan bantuan orang lain secara fisik,
maka pilihlah orang yang sesuai untuk melakukannya. Jangan mengerjakan sendiri
jika akan berakibat fatal bagi diri Anda.
Ada pekerjaan yang bisa Anda kerjakan sendiri, ada yang
memerlukan bantuan orang lain. Jika pekerjaan itu membutuhkan bantuan
oranglain, alangkah baiknya jika Anda memilih orang yang memiliki pengetahuan
atau kekuatan yang berkaitan dengan tugas tersebut. Sehingga anda tidak sia-sia
dalam mengikutsertakan dalam pekerjaan Anda.
10. Tulis langkah kerja / skala prioritas
Jika pekerjaan itu, baru pertama kali Anda kerjakan dan akan
menghasilkan sebuah produk, alangkah baiknya Anda tulis .Anda harus mengetahui
hal apa yang harus anda dahulukan. Klasifikasi setiap bagian kerja. Anda bisa
memilah yang sulit dan yang mudah. Skala prioritas
11. Yakin
dan tidak putus asa
Jika yang akan Anda kerjakan dalam bentuk sebuah percobaan,
seandainya gagal pada langkah awal, maka jangan berputus asa, sebaiknya Anda
coba lagi.
Jika Anda mengalami kegagalan, jangan pernah menyalahkan
orang lain. Yang perlu Anda lakukan adalah instropeksi diri dan mencari
kekurangan dari apa yang sudah Anda lakukan.
12. Memiliki batas waktu yang jelas
Anda memiliki batas waktu, tetapi bukan berarti apa yang anda
lakukan tergesa-gesa. Sebagai contoh Anda akan mengunjugi sebuah daerah dengan
jarak tempuh 4 jam perjalanan. Anda belum pernah ke daerah tersebut. Itu
pertama kalinya Anda ke daerah itu. Anda hanya dipandu dengan peta. Maka anda
tidak bisa mengendarai kendaraan Anda dengan kecepatan tinggi supaya cepat selesai.
Bahaya bagi diri dan pekerjaan anda.
13. Jika sebuah pekerjaan akan menimbulkan bahaya, sebaiknya gunakan
pelindung dan jauh dari anak-anak.
Setiap pekerjaan
memiliki resiko. Kalau pekerjaan itu berisiko pada anak-anak, maka Anda harus
menjauhkan anak-anak dari tempat Anda bekerja. Sesuatu diluar dugaan bisa
terjadi karena anda akan fokus pada pekerjaan anda dan menghiraukan kondisi
sekeliling.
Atau risiko itu terhadap diri anda sendiri, mungkin anda
harus menyiapkan pelindung seperi kaca mata, helm kerja atau jaket/mantel. Ini
meinimalisir risiko tersebut
14. Jika Anda menggunakan zat kimia, sebaiknya Anda menguasai penggunaannya,
mengetahui takarannya.
Ada beberapa kejadian yang pernah kita saksikan d media
massa, tentang bencana di ruang kerja laboratorium atau di sebuat pabrik.
Beberapa zat berbahaya merenggut nyawa
sebagian orang. Masalah ini terkadang dikarenakan kurang menguasainya seseorang
dalam hal zat kimia sementara mereka menggunakannya dalam proses kerja. Takaran
yang kurang tepat juga menjadi salah satu penyebab kegagalan kerja.
15. Jika Anda menggunakan material yang memerlukan izin resmi, sebaiknya Anda
ikuti aturan tersebut.
Hal penting yang juga perlu diperhatikan adalah ketika kita
memutuskan suatu pekerjaan kita harus tahu material apa yang kita gunakan.
Adakalanya material tersebut harus mendapat izin dari pemerintah. Jangan sampai
sebuah hasil pekerjaan terkendala masalah hukum.
16. Dokumentasikan
Setiap yang dikerjakan hendaklah didokumentasikan. Pertama,
hal tersebut menandakan kemurnian dari kreativitas anda. Dan kedua apabila
suatu hari dibutuhkan keterangan dari pekerjaan tersebut maka hasil dokumentasi
akan membantu membantu memecahkan persoalan yang akan datang.
Dengan 16 langkah tersebut, semoga
pembaca dapat memahaminya. Kita tidak selalu sempurna dalam bekerja tapi kita
berharap apa yang dikerjakan tidak sia-sia.

Komentar
Posting Komentar